Kapolres Didampingi Kasat lantas Polres Lumajang Menyerahkan Bayi Kepada Orangtuanya


Mbah Heru    06 December 2018(07:42)   POLRES
img

Tribratanewspoldajatim.com: Pada bulan lalu  ditemukan kasus bayi dibuang oleh orangtuanya. Kasus tersebut telah berhasil menemui titik terang  karena sudah terungkap dalang pembuangan bayi tersebut.

Pelaku pembuangan bayi yang baru lahir itu, adalah ibu kandungnya sendiri, yang diketahui berinisial WD (32), warga Dusun Besuk Selatan, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

  Berdasarkan penyelidikan, pelaku mengaku tega membuang bayi kandungnya, karena mengalami kesulitan ekonomi.

Selain bayi yang dibuangnya, pelaku juga memiliki dua anak yang masih kecil. Sementara, penghasilan suaminya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bayi yang dirawat di RS Bhayangkara  oleh Kapolres Lumajang dikembalikan kepada orangtuanya sekaligus memberikan santunan ke sang ibu sebagai rasa kemanusiaan dan untuk membantu permasalahan ekonomi yg menjerat mereka

"Ini ibu bayinya saya kembalikan kepada ibu, dirawat baik baik bayi lucu ini kasihan bayi tak berdosa ini karena dia juga darah daging ibu jagalah calon penerus bangsa ini bu dan kami selaku pihak Kepolisian hanya bisa membantu melalui santunan ini mohon diterima agar bisa membantu meringankan biaya perawatan sikecil ini," terang Kapolres Lumajang saat didampingi Kasat Lantas Polres Lumajang AKP IGP Atma Giri SH MH 

Sang ibu dengan rasa penuh penyesalan membuang bayi tsb menerima si bayi beserta santunannya

"maafkan saya pak saya khilaf melakukan ini semua karena perekonomian kami yg sulit, saya gelap mata membuang darah daging saya sendiri. Terima kasih telah merawat anak saya mulai sekarang saya akan jaga baik baik anak ini dan juga terimakasih bantuannya," ujar WD.

  Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76 (c) junto Pasal 80 (4) UU No. 35/2014 tentang perubahan atas UU No. 23/2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana 3,5 tahun penjara.

Tetapi karena kebijaksanaan Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban SH SIK MH MM menyatakan bahwa WD tidak dinyatakan sebagai tersangka atas dasar rasa kemanusiaan. (hms/mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan