Polres Lumajang Razia Narkoba di Seluruh Sekolah


Mbah Heru    07 January 2019(11:37)   NARKOBA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Hari Senin adalah hari dimana setiap instansi pendidikan di seluruh Indonesia rutin menggelar kegiatan upacara bendera. Bukan tanpa sebab, hal ini merupakan salah satu cara agar generasi Indonesia selalu mengingat perjuangan para pahlawan dulu merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

Setelah upacara yang diambil oleh petugas dari Polres Lumajang usai, para siswa langsung kembali ke ruangan kelas mereka dengan tertib. Disinilah cerita dimulai. Anggota Polres Lumajang yang memang diterjunkan cukup banyak dari seluruh fungsi di Polres Lumajang ini juga turut masuk ke kelas-kelas. Sontak saja hal ini membuat kaget serta bingung para siswa.

Didalam kelas, para siswa dibariskan dengan rapi dibelakang meja masing-masing sambil berdiri dan juga diharuskan untuk membuka tas mereka. Para petugaspun dengan cekatan menggeledah isi dari barang bawaan yang mereka bawa.

Mulai dari buku, wadah alat tulis, hingga bekal mereka pun harus dikeluarkan satu persatu. Kegiatan ini merupakan salah satu tindakan antisipatif para siswa membawa barang yang tidak seharusnya mereka bawa, seperti Narkoba, miras oplosan, senjata tajam, hingga obat-obatan terlarang.

Taufan, salah satu siswa kelas 11 di SMAN 1 Lumajang menuturkan sempat kaget akan razia ini. “Saya kira tadi ada apa, masak iya Polisi disini akan menangkap pengedar obat obatan terlarang yang juga siswa sini. Kan jarang jarang mereka melakukan razia hingga ke kelas seperti in,” katanya dengan nada masih kaget.

Dikonfirmasi melalui sambungan telfon, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MH MM menerangkan, bahwa pihaknya tidak mau kecolongan dengan peredaran Narkoba dikalangan pelajar di wilayah Lumajang.

“Penangkapan besar-besaran para pengguna maupun pengedar Narkoba di wilayah Lumajang, menyebabkan kekhawatiran kami akan penerus generasi selanjutnya juga akan terdampak. Maka dari itu pihak kami harus melakukan tindakan antisipatif sedini mungkin untuk menghalau peredaran di sekolah-sekolah,” tegas Arsal.

Tak lupa, petugas juga menuju ke parkiran kendaraan para siswa untuk memantau kendaraan yang tidak layak untuk berkendara.

Dalam kegiatan ini, petugas lebih menitik beratkan mencari kendaraan yang memasang knalpot brong serta penggunaan ban yang tidak sesuai standar. Kendaraan yang terjaring dicatat selanjutnya pemilik kendaraan dibina oleh pihak sekolah terlebih dahulu.

Namun petugas berjanji akan menindak tegas jika di masa mendatang tetap menemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar yang berlaku.

Untuk hari ini, ada 22 sekolah setingkat SMA dan setingkat SMP yang didatangi oleh Polres Lumajang serta Polsek jajaran. Nantinya, kegiatan ini terus dilaksanakan oleh jajaran Polres Lumajang. (hms/mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan