Polantas Polres Lumajang Tetap Bersikap Humanis Meski Pengendara Itu Ngamuk dan Mengajak Berkelahi


Mbah Heru    13 January 2019(01:41)   LANTAS
img

Tribratanewspoldajatim.com: Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengapresiasi anggota polantas (polisi lalu lintas) yang setinggi tingginya karena dapat tetap berfikir jernih saat situasi sedang memanas seperti itu dan tetap mengedepankan Senyum Sapa Salam (3 S) dan juga tetap bersikap humanis meski pengtendara itu bersikeras berbicara dengan tensi tinggi.

Adalah Heru, penjual kaca mata saat ditilang karena melanggar pasal 281  tidak bisa mununjukan SIM dan 288 (1) karena tidak bisa juga menunjukan STNK. " Tetap saya tilang dulu bapak. Kalau tidak  kita tilang dan sepeda tidak kita amankan kita disalahkan. Kalau ada STNK-nya silahkan sepeda motornya bisa diambil lagi," kata anggota Polantas itu yang ditirukan Kapolres.

Setelah kurang lebih 30 menit, datang saudara Bapak tersebut dengan membawa STNK untuk  menukar barang bukti sepeda motor yang disita untuk sidang dan di tukar STNK.

Hal itu tewrkait beberapa waktu anggota Unit Opsnal Satlantas saat melaksanakan Ops Rutin di Jalan Lintas Timur bersama rekan Dishub, 9 Januari 2019 jam 11.24 WIB sebagai kegiatan rutin penertiban masyarakat.

Dari kejauhan terlihat seorang pengendara yang ragu ragu melewati barisan petugas. Pengendara sepeda motor tidak mau berhenti sewaktu diberhentikan petugas,

Ternyata pengendara tersebut pria paruhbaya bernama Heru alamat Jl Ciliwung jogotrunan. Anggota. Satlantas Brigadir Achmad fendik dan 93 Kanit Turjawali Ipda Maryanto menanyakan kelengkapan surat surat berkendara. Lalu saat  ditanya surat surat kendaraan, Si pengendara marah marah malah mengajak bertengkar.

Pengemudi sepeda motor tadi tak mau untuk diperiksa petugas dan mengeluarkan dalih: "Mending berkelahi daripada menyerahkan kendaraan saya," ujar Si pengedara tadi karena tidak membawa kelengkapan surat berkendara sama sekali.

Meski demikian, Kanit Turjawali Ipda Maryanto tetap menanggapi kemarahan Si pengendara sepeda motor itu dengan kepala dingin.

"Tidak saya tidak mengajak berkelahi. Saya cuma melaksanakan tugas saya Pak (katanya kepada pengemudi tadi). Kalau memang sepedanya tidak mau ditahan, bapak bisa telepon saudara bapak untuk mengantarkan STNK. Kendaraan bapak kami tahan sementara. Bapak juga tidak memiliki SIM sebagai prosedur berkendara," kata anggota Satlantas Polres Lumajang itu mengakhiri sarannya yang cukup humanis kepada pengtendara yang ditilang karena tidak bias menunjukan surat STNK maupun SIM.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP IGP Atma Giri SH MH juga mengapresiasi anggotanya tetap berlaku humanis dan sabar kepada pengendara kendaraan bermotor. Kesabaran dan humanis tetap dibutuhkan saat anggotanya seding bertugas sekaligus senantiasa memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. (mbah)

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan