Masa Tenang “Show Force” Pengamanan Pesta Demokrasi Pemilu 17 April 2019 di Jawa Timur


Mbah Heru    15 April 2019(03:15)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi usai  pimpin apel pergeseran 1.116 pasukan pengamanan TPS Pemillu 17 April 2019 di lapangan apel Mapolda Jatim, Senin (15/04/2019) langsung patroli keliling kota Surabaya (Show Force) diantaranya gunakan kendaraan trail dan mobil rantis.

Hadir dalam apel tersebut Kasgartap III Surabaya, Dan Pasmar 2 Surabaya, KPU Panwasli, Pejabata Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, Pejabat Pemprov Jatim dan Ketua MUI Jatim. Dalam sambutannya Kapolda Jatim menyampaikan bahwa apel ini sebagai apel kesiapan dan konsolidasi pengamanan Pemilu 2019.

Jalin sinergitas berbagai elemen, tingkatkan deteksi dini yang berkembang, laksanakan pengamanan dengan baik sehingga tercipta pemilu dengan jujur dan adil, berikan tindakan secara humanis jika terjadi permasalahsn, dan diimbau untuk tidak under estimet, demikian antara lain yang ditegaskan Kapolda Jatim.

Sementara Polda Jatim melakukan pergeseran pasukan, Senin (15/4/2019), tercatat 1.116 personil Polda Jatim, di BKO-kan ke beberapa wilayah.

Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan menjelaskan, pergeseran pasukan ini akan diperbantukan untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Jatim.

"Ada1.116 anggota Polri, yang akan memback-up beberapa Polres yang meminta personil Polri, untuk mempertebal, maupun memperkuat di TPS TPS," jelasnya.

Diakui Kapolda, paling banyak personil digeser ke Madura, Tapal Kuda dan Mataraman. Selain Polri, juga ada TNI yang akan digeser untuk penebalan di tiga wilayah tersebut.  "Ini ke Madura, Tapal Kuda dan Mataraman itu ada semuanya jadi 1.116," ujarnya.

Kapolda juga menyebutkan, Pola penjagaan TPS bervariasi, bergantung dari tingkat kerawanan lokasi.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetya Budi memaparkan, jumlah prajurit TNI yang diturunkan selama Pemilu adalah sebanyak 17.650 orang dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU).

"Jadi, TNI itu sifatnya adalah bantuan perkuatan BKO ke Polda. Ini juga akan kita geser," paparnya.

Sedangkan untuk prajurit yang on call, sebanyak 1 SSK (satuan setingkat kompi) yang ada di masing masing Kodim. Tetapi penggerakannya, tetap berdasarkan permintaan Polres. (mbah)

foto: heru bobi, liputan Humas Polda Jatim

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan