Subdit I Ditreskrimsus Polda Jatim Operasi Pasar Terkait Makanan Ringan Berbahaya Beredar di Pasar


Mbah Heru    14 March 2019(08:51)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatimcom: Subdit I Ditreskrimsus Polda Jatim bersama pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Balai BOP akan melakukan cek pasar di Jawa Timur terkait beredarnya makanan ringan (snack) berbahaya, ini bakal ditarik dari peredaran.

Makanan ringan yang diproduksi UD “Davis” menggunakan bahan berbahaya antara ain camuran tawas dan bumbu yang sudah tergolong kadaluarsa berupa plus bonsai jenis pilus Mexico Balado, Jagung Bakar,pilus kapsul rasa bawang, rasa balado, rasa rujak Aceh dan  rasa bawang mentega serta pilus rasa  Teriyaki. Komposisi makanan ringan tersebut menggunakan bahan seperti tepung tapioca, garam,  cabe, enyedap rasa, rempah rempah, minyak dan sayur.

Produksi makanan ringan tersebut dilakukan sejak 3 tahun silam, dan beromset Rp 300 juta per bulan atau 1 ton per hari bisa meraup Rp 8,2 juta. Harga jual Rp 17 ribu per kilonya. Makanan yang tergolong berbahaya itu dipasarkan di wilayah Jawa Timur.

Kasubdit I Indagsi, Ditreskrimsus, Polda Jatim, AKBP Ambaryadi didampingi Kanit III Kompol  Ernesto beserta anggotanya pimpin penggerebekan di  industri snack atau makanan ringan berbahaya di Dusun Dodokan RT 21/RW 03, Desa  Tanjungsari, Kecamatan Taman,Sidoarjo, Jawa Timur.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Akhmad Yusep Gunawan didampingi AKBP Ambaryadi dan Kompol Ernesto serta dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun Balai POM Sidoarjo, Kamis (14/3/2019) mengatakan, kasus itu melibatkan tersangka berinisial D, selaku pemilik Usaha Dagang (UD) “Davis” yang berlokasi di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo. (mbah)

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan