Libatkan Wanita Sebagai Saksi, Residivis Curat Itu Ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim


Mbah Heru    09 July 2019(08:05)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Tim Subdit III Jatanras, Direskrimum Polda Jatim, kembali mengamankan dua pelaku komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) antar kota.

“Sehingga, total pelaku yang kami amankan polisi sebanyak lima orang. Sedianya, polisi turut mengamankan satu perempuan atas nama Nita Yuan alias Meme, hanya ditetapkan sebagai saksi, lantaran tidak terbukti terlibat,” kata Kasubdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Selasa (9/7/2019).

Tiga tersangka sebelumnya, lanjut AKBP Leonard adalah Leonardo Kurniawan, kedua Ahmad Yonis kemudian Dedy Setiawan. "Dedy Setiawan dan Leonardo ini yang mengambil kendaraan mobilio yang kemarin kita sita," ujarnya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari aksi pencurian mobil di wilayah Gresik, dan pelaku diamankan di wilayah Pasuruan, dari empat pelaku, satu diantaranya ditembak mati, karena melawan saat akan diamankan.

Oleh para pelaku, mobil hasil curian disembunyikan atau dititipkan ke jasa penitipan, yang dikelola oleh Machfud dan Matruji, yang juga turut ditetapkan sebagai tersangka. "Kita tetapkan tersangka pasal membantu melancarkan kejahatan pasal 480 (penadah, red)," lanjutnya.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan di rumah para tersangka, kemudian ditemukan berbagai barang bukti. Mulai dari barang elektronik, laptop, kamera, tas, buku tabungan milik orang lain. Kemudian 10 BPKB dan sejumlah plat nomor.  "Berbagai macam tas dan burung berkicau yang nilainya juga mahal," ucapnya.

Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka atas nama Leonardo Kurniawan, Ahmad Yonis, Dedik Setiawan diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.

Sedangkan terhadap tersangka atas nama Matruji, Moh Mahfud dan juga Ahmad Yonis diduga melakukan tindak pidana persekongkolan jahat / penadah sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman selama 4 (empat) tahun penjara. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan