Ada 59 Calon Jamaah Haji Tertipu Rp 550 Juta Lapor SPKT Polda Jatim


Mbah Heru    06 August 2019(01:20)   POLDA
img

 

Tribratanewspoldajatim.com: Kasus dugaan tindak pidana penipuan dan  atau penggelapan tambahan biaya keberangkatan Haji, yang dilaporkan ke SPKT Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes  Frans Barung Mangera, Selasa (6/8/2019) mengatakan, diawali sekitar tahun 2018, pelapor  Ichwanul Hakim dkk mendaftar haji di Kementerian Agama dan mendapatkan jadwal keberangkatan tahun 2040. Kemudian terlapor menawarkan dan menjanjikan kepada pelapor dk,  bahwa terlapor dapat mempercepat jadwal keberangkatan haji di tahun 2019.

Tentunya hal itu dengan syarat meminta tambahan biaya sekitar Rp 25 juta  per orang. Karena percaya, pelapor dkk secara bertahap mentransfer dana kepada terlapor senilai R. 10 juta dan untuk kekurangannya akan dibayarkan pada waktu pemberangkatan haji.

Pada 5 Agustus 2019, pelapor dan calon jamaah haji lainnya (59 orang) berkumpul di stadion Bangkodir Kecamatan Bangil, Kabupetn Pasuruan, Jawa Timkur  untuk persiapan pemberangkatan menuju Asrama Haji Kota Surabaya.

 Namun demikian, sebelum sampai di asrama haji Surabaya, rombongan pelapor di stop oleh Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) untuk menjelaskan bahwa rombongan pelapor pemberangkatannya tidak ditahun 2019.

Akibat kejadian tersebut, pelapor dan calon jamaah haji lainnya merasa dirugikan kurang lebih sebesar Rp 550 juta. Kemudian pelapor dan jamaah haji melaporkan kejadian tersebut ke SPKT  Polda Jatim agar perkaranya diusut tuntas.

Berikut rincian jumlah para calon jamaah sebanyak 59 orang yang berasal dari 8 wilayah asal yaitu 32 orang Pasuruan, 2 orang Malang, 5 orang Kota Surabaya, 6 orang Sidoarjo, 5 orang Pamekasan, 2 Sumenep Madura , 5 orang Hulu Sungai Selatan  dan 2 orang berasal dari Sanggu. (mbah)

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan