Sekali Lagi, Penculikan Anak Itu Bohong !


Mbah Heru    22 March 2017(01:53)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Setelah viral facebook pedofil, kini masyarakat diresahkan dengan isu penculikan anak, yang kemudian hendak diambil organ dalamnya. Hal miris ini membuat para orang tua panik dan khawatir.

Kabid Humas Polda Jatim, Kabid Humas Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera menegaskan, isu penculikan anak yang viral atau tersebar dimedia sosial (medsos) adalah Hoax (bohong).

Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dengan isu tersebut. Dirinya tak menampik, jika kasus yang terjadi di Madura, adalah efek lekhawatiran yang berlebihan.

"Adalah bukti semakin masyarakat terprovokasi, semakin terbentuk opini, masyarakat seakan akan isu penculikan ini adalah benar," tegas Kabid Humas, Rabu (22/3/2017).

Isu tersebut memakan korban di Madura, dijelaskan Kabid, setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, orang yang diduga akan melakukan penculikan adalah orang gila. Sedangkan satu lainnya adalah penjual meteran listrik.

"Sudah kami selidki sampai ke keluarganya. Ini karena masyarakat terproteksi dengan sangat luar biasa terbentuk opininya," lanjutnya.

Untuk itu, tambah Kabid, media massa diminta berperan aktif untuk menyebarkan dan memberikan informasi yang benar serta menyejukkan bagi masyarakat.

Dengan pemberitaan media, diharapkan masyarakat tidak terprovokasi, tidak terpancing, serta tidak termakan isu hoax.

"Karena inilah yang diinginkan oleh penyebar isu itu. Sehingga yang terjadi adalah keinginannya sudah terjadi, seperti main hakim sendiri yang ada di Madura, "  tandasnya.

Sebelumnya, di Sumenep, Madura, tiga orang gila korban isu penculikan anak ditangkap warga. Dua ditangkap di Kecamatan Ganding yaitu di Desa Ketawang Daleman dan Dusun Laok Songai, Desa Bilapora Barat. Sedangkan satu lagi ditangkap di Desa Sema'an, Kecamatan Dasuk. (mbah)                        

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan