Dalam Rangka Harkamtibmas, Cangkrukan Forkopimda Bersama Petani Garam Jawa Timur


Mbah Heru    09 October 2019(15:03)   POLDA
img

 

Tribratanewspoldajatim.com: Cangkrukan Forkopimda Jatim (Kapolda Jatim –Pangdam V BRawijaya – Gubernur Jawa Timur)  bersama Petani Garam dalam rangka Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat) di Wilayah Jawa Timur berlangsung di Hotel Utami, Rabu malam (9/10/2019). Kegiatan ini lain dihadiri Waka Polda Jatim dan Pejabat Utama Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengucapkan terima kasih kepada Dirpolair Polda Jatim yang memprakarsai kegiatn ini dan juga terima kasih kepada para petani garam yang bersedia hadir pada giat cangkrukan.

Selain itu, kerjasama sekaligus bersinergi Forkopimda bersama Dinas, Provinsi Perikanan dan Kelautan di Jawa Timur. “ Hal ini merupakan bentuk konsoliditas Forkopimda yang selalu bersinergi termasuk bersama masyarakat inilah membuat situasi Jawa Timur kondusif,” kata Kapolda Kajatim.

“ Kami sudah mengumpulkan masyarakat berbagai elemen agar tetap menjaga Jawa Timur tetap kondusif. Mengingat, jawa Timur merupakan barometer Indonesia.

Untuk itu, masalah hoaks (kabar atau berita bohong)  masih sering terjadi. “ Teman teman kami minta tolong agar selalu melakukan cek adanya kebenaran berita  dimedsos (media sosial). Jangan selaly percaya. Kalau masih ragu bisa Tanya kepada anggota Polsek terdekat misalnya. Yang mari perang melawan hoaks,” tandas Kapolda.

 Sedang dalam kesempatan yang colong Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Bambang Ismawan melontarkan gagasan bagaimana mensejahterahkan petani garam. Ini yang akan dibahas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“ Melalui petani garam diantaranya bisa dari Jawa Timur untuk Indonesia dan kita doakan Jawa Timur nomor satu dianara Provinsi lain yang ada di Indonesia,” ujarnya.

 “Semoga anak petani garam bisa menjadi Kapolres atau Jenderal seperti Kapolda Jatim,” kelakar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengawali sambutannya.

Pada  kesempatan itu, Gubernur Jatim juga sudah menyampaikan aspirasi petani garam ke Menko Maritim. Tujuanya agar ekonomi petani garam bisa bertambah. Mengingat produksi petani garam lebih meningkat, sehingga bisa mengimport garam.

“Garam kita dijadikan bahan baku dari infus karena kualitasnya baik. Kalau ada kawasan ekonomi khusus garam bisa kita lakukan. Pulau Madura merupakan pulau garam, kawasan khusus garam. Untuk itu kedepan harus ada kawasan ekonomi garam di Madura  dan hal ini kami siapkan,” ujar Gubernur Jatim. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan