Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim Buru DPO Tersangka Kasus Calon Jamaah Haji


Mbah Heru    13 August 2019(06:06)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Subdit Renakta, Ditreskrimum, Polda Jatim secara resmi mengeluarkan surat pencarian terhadap Syaifullah, dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan penipuan percepatan haji  kepada 59 orang calon jamaah haji (CJH).

Syaifullah alias Syaiful, menurut Junaidi, tersangka sebelumnya, adalah orang yang mengaku bekerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim). Dan bisa membantu mempercepat pemberangkatan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan, sedianya Syaiful telah dilakukan pemanggilan pada Senin, 12 Agustus 2019, namun yang bersangkutan tidak hadir dan diduga kabur.

"Syaiful ini sudah kita lakukan pencarian ya, disalah satu Kota. Saya tidak mau sebutkan Kota-nya," kat Kombes Barung-sapaan akrabnya, Selasa (13/8/2019).

Polisi telah melakukan pemeriksaan juga di kantor Kanwil Kemenag Jatim, guna memastikan dan mengkonfrontir berdasarkan keterangan dan pengakuan tersangka Junaidi. Yang mengatakan, jika Syaiful bekerja di Kementerian yang dipimpin Lukman Hakim Syaifuddin itu.

"Karena keterangan dari Junaidi, maka Syaiful ini bekerja di Kementerian Keagamaan, yang dapat mengatur jadwal pemberangkatan, sehingga dimajukan," lanjut.

Petugas yang melakukan pemeriksaan di kantor Kanwil Kemenag Jatim memperoleh fakta, jika Syaiful bukanlah salah satu pegawai Kemenag. "Ternyata setelah kita cek di Kementerian Keagamaan, Syaiful ini tidak ada. Nomor telp juga tidak ada,"  ujarnya.

Setelah upaya pemanggilan serta dilakukan penjemputan dan pencarian di Kantor Kanwil Kemenag Jatim, yang bersangkutan tidak juga ditemukan, maka secara resmi akhirnya polisi mengeluarkan surat DPO terhadap Syaifullah.

“ Ini tidak ada di Kementerian Keagamaan. Kita nyatakan yang bersangkutan DPO," tegasnya. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan