Gagal Dibunuh dengan Celurit Dua Warga Dusun Sentono Desa Sruni Lumajang


Mbah Heru    13 August 2019(14:37)   POLRES
img

Tribratanewspoldajatim.com: Dusun Sentono Desa Sruni Kec Klakah Kab Lumajang geger lantaran terjadi pembacokan kepada dua warga Klakah atas nama Dulhari (62) asal Dusun Sentono Desa Sruni Kec Klakah dan menantunya yang bernama Niman (42) asal Dusun Krajan Desa Sruni Kec Klakah .

Kejadian itu terjadi di halaman rumah depan Rumah Dulhari. Diketahui dua orang pelaku yang masih belum diketahui namanya mendatangi rumah korban. Pelaku mengetuk rumah korban, dan saat Dulhari keluar rumah spontan pelaku langsung menghujamkan senjata tajam ke sekujur tubuh korban sehingga korban mengalami luka parah. Mendengar ada suara rebut-ribut, menantu korban (Niman) keluar dari rumah. Tanpa sepatah kata dari pelaku, Niman juga langsung dibacok beberapa kali hingga tersungkur ketanah.

Keduanya di bawa ke RS Bhayangkara Kab Lumajang untuk mendapat perawatan intensif karena luka yang diderita keduanya cukup serius.

Niman mendapat luka dibagian luka robek dan patah tulang lengan kanan,  2 luka robek pada atas telinga sebelah kiri,  luka robek tembus tempurung kepala belakang,  luka robek pada pundak kana,  luka robek pada pundak kanan,  luka robek pada lutut, paha belakang dan tulang kering kaki kiri dan  luka robek pada siku kiri.

Sedangkan Dulhari mendapat  luka robek bibir hingga telinga dan  luka bacok pinggang hingga hampir tembus ke paru-paru.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan  motif pelaku terkait aksi pembacokan ini akan kami dalami. Kedua pelaku akan segera kami tangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya”ungkap Arsal

“untuk korban sudah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Kab Lumajang dan alhamdulilah keduanya masih bisa diselamatkan,” terang Arsal Senin (12/8/2019).

 “Saya sudah terjunkan Tim Cobra untuk melakukan upaya paksa untuk menangkap pelaku. Saya tidak akan pakai cara halus untuk kasus kali ini karena 2 nyawa hampir saja melayang akibat perbuatannya. Kami tidak akan berlama-lama membiarkan pelaku berkeliaran seenaknya,” tegas  Hasran. (hms/mbah)

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan