Terkait Papua, Polda Jatim Tetapkan Tersangka Satu Lagi Youtuber Hoaks


Mbah Heru    05 September 2019(10:42)   POLDA
img

Tribratanewpoldajatim.com:  Tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim gelar penanganan tindak pidana ITE tentang penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan pada masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, Ras dan antar golongan (SARA) yang terkait kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Sementara bertambah satu lagi tersangka kasus yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya. Tambahan tersangka itu berinisial AD, Youtuber asal Kebumen Jawa Tengah, yang kini ditahan di Mapolda Jatim, Kamis (5/9/2019). Namun sebelumnya Polda Jatim juga sudah menahan 3 tersangka berinisial TS dan SA serta VK

Tersangka  AD asal Kebumen Jawa Tengah dengan menggunakan akun Youtube SPLN Channel pada  16 Agustus 2019 mengunggah video berjudu| “Tolak Kibarkan Bendera merah Putlh Asrama Papua di Grudug Warga" dengan durasi 1 menin 33 detik, yang memiliki tampilan identik dengan video berjudul, kata Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara, bahwa  di salah satu daerah.

 Ormas menghina Mahaslswa Papu dengan kata-kata SARA dan Rasis ini yang pernah diunggah oleh akun youtube DUMUPA Project pada 17 Juli 2016, yang menampilkan ormas Iaskar di salah satu daerah tersebut dan masyarakat yang mendatangi Asrama Mahasiswa Papua  J I. Jl. Kusumanegara. Yogyakarta dan cekcok dengan penghuni asrama. Namun dengan narasi seolah-oleh video tersebut ,terjadi di Surabaya. sebagai berikut :

Ratusan warga gabungan berbagai Ormas dan Surabaya menggeruduk Asrama  mahasiswa Papua di JI. Kalasan, massa geram karena Mahasiswa Papua tidak mamasang bendera merah putih. Dengan diunggahnya video tersebut pada 16 Agustus 2019 dapat mendorong opini masyarakat bahwa kerusuhan di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan  Surabaya menjalar ke Asrama Mahasiswa Papua. (mbah)

 

 

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan