Polres Banyuwangi Sita 1000 Pil Koplo dan Tahan Dua Pelaku


Mbah Heru    15 April 2017(12:04)   NARKOBA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Dua pengedar obat hasil produk perusahaan farmasi jenis Trihexypenidyl alias pil koplo diringkus anggota Satnarkoba Polres Banyuwangi di wilayah Singojuruh. Kini, Sabtu (15/4/2017) pelaku dijebloskan tahanan, setelah dilaukan penangkapan terhadap warga asal Kecamatan Singojuruh dan Kabat.

Erwan Setiawan (35), adalah pengedar pil Trek asal Dusun Krajan, Desa Lembahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh. Sedangkan Abdul Latif (20), merupakan warga Dusun Kopenlangi, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat. Keduanya diringkus petugas di wilayah Desa Lembahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

Dari tangan Erwan, setidaknya ada 1000 butir pil putih, HP Vivo dan satu bendel plastik klip yang diamankan aparat. Untuk barang bukti yang didapat dari Latif berupa uang tunai Rp 400 ribu, HP Samsung dan sepeda motor Honda Beat nopol P 4123 ZL.

Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi menerangkan, Erwan merupakan pengedar pil daftar G jaringan Latif. Seribu butir pil yang dijual tanpa mengantongi ijin pemasaran tersebut diperoleh Erwan dan rekannya yang tinggal di Kecamatan Kabat.

“Pada malam penangkapan Latif  bertemu dengan Erwan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat di Desa Lembahbang Kulon. Makanya ada bukti sepeda motor yang turut disita,” tukasnya, Sabtu (15/4/2017).

Lalu dari mana asal pil Trek yang dipasarkan Latif? Menurut AKP Agung, barang itu dibeli pelaku dari seorang pemasok berinisial HN yang tinggal di Desa Lembahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi. Kebetulan dua desa ini, Lembahbang Dewo dan Lemahbang Kulon merupakan dua desa bertetangga tapi lain kecamatan.

“HN sedang kita lidik. Kata Latif transaksi berlangsung di dekat Lapangan Cangkring Desa Pengantigan, Kecamatan Rogojampi,” lanjutnya. (mbah/bwi) 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan