Polrestabes Surabaya Gelar Kinerja Satreskrim, Satreskoba dan Lalu Lintas Selama Tahun 2021


Mbah Heru    31 December 2021(14:01)   POLRES
img

SURABAYA (Tribratanews.Jatim.Polri.go.id) - Menjelang malam Tahun Baru 2022, Polrestabes Surabaya beserta jajarannya menggelar  Press Release akhir tahun 2021 berlangsung di Ruang Rapat M Yasin, Jumat (31/12/2021).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes  A. Yusep Guanwan didamping Waka Polrestabes Surabaya dan Kabag Ops  menyampaikan, bahwa Satreskrim dan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya selama tahun 2021 mengalami penurunan laporan kasus dari masyarakat dibandingkan tahun 2020 sebelumnya.

Satreskrim dan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menerima 2.149 laporan pada 2021 dan 2.288 kasus berhasil diselesaikan dengan kasus terbanyak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam data tersebut, kasus curanmor yang dilaporkan sebanyak 644 kasus dan yang diselesaikan 647 kasus. Urutan kedua pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 272 kasus dan diselesaikan sebanyak 328 kasus.

“Pengungkapan kasus khususnya 3C bisa optimal karena hampir setiap sudut Surabaya telah terpasang kamera CCTV), serta informasi dari masyarakat dan langsung kita tindaklanjuti,” kata Kombes Yusep.

Sementara kasus penganiayaan berat (anirat) menjadi terbanyak ketiga dengan jumlah laporan 170 kasus dan sebanyak 238 kasus terselesaikan.

“Anirat ini meningkat dari tahun lalu yang hanya 142 laporan saja. Peningkatan ini karena banyaknya tawuran pemuda,” ujarnya.

Kasus pengungkapan narkoba juga mengalami kenaikan jika tahun lalu sebanyak 912 kasus, tahun ini mencapai 848, kasus yang berhasil diselesaikan sebanyak 853 kasus . Salah satunya ungkap yang menonjol adalah jaringan Sumatera- Jakarta – Surabaya- Kalimantan. Dengan barang bukti sabu sebanyak 45 Kilogram sabu, 31 ribu butir pil ekstasi, satu kilogram bubuk ekstasi, dan 1,3 kilogram ganja.

Sementara untuk Satuan Lalu Lintas, terjadi penurunan dalam hal pelanggaran. Bahkan, pelanggaran yang paling mencolok mengalami penurunan adalah yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Dibanding tahun lalu ada 42 ribu pelanggar, tahun ini tercatat 12 ribu pelanggar. Penurunan juga dialami kategori pelanggaran lainnya.

“Masyarakat sudah mulai tertib berlalu lintas di Surabaya,” tandasnya.

Polrestabes Surabaya juga ikut melakukan penanganan Covid-19 dengan gencar melakukan vaksin hingga mensosialisasikan pentingnya menggunakan masker. Pihaknya menyediakan mobil vaksin keliling yang bisa menyentuh masyarakat yang sulit untuk datang ke posko-posko vaksin yang disediakan.

“Kami juga menyiagakan mobil masker di lokasi keramaian, agar masyarakat tetap taat prokes,” ujarnya. (mbah/hms)

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan