Kapolda Jatim: Masyarakat Diimbau Untuk Bersabar dengan Penutupan Jalan


Mbah Heru    07 July 2021(06:41)   POLDA
img

TribratanewsPoldaJatim.com: Forkopimda Jawa Timur dan jajaran Ditlantas Polda Jatim bersama Polrestabes Suraaya di-back-up Korem dan Satpol PP melakukan pengecekan di titik penyekatan seluruh Jawa Tumur, Rabu (7/7/2021).

Selain melihat dan mengevaluasi apakah pelaksanaan PPKM Darurat berjalan efektif. Tujuannya untuk menyelamatkan nyawa masyarakat semua.

“ Jadi ada 5 komponen (Pemerintah –TNI – Polri - yang terlibat kegiatan itu,” ujar Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta didampingi Kabid Humas Kombes Gatot Repli Handoko saat berada di lokasi penyekatan bundaran Waru masuk Kota Surabaya.

Selain itu, juga melibatkan pengusaha esensial dan kritikal serta masyarakat plus dari bidang kesehatan

Tujuan inmendagri 16 ini sudah jelas menyelamatkan nyawa kita semua. Jadi ada 5 komponen terlibat. Pertama pemerintah, tni, plri, pemrntah. Kdua pengusaha pengusaha esensisal dan kritikal, ketiga masyarakat, keempat darj bid kesehatan.

“ Semua komponen utama harus bekerjasama. Pemerintah mengeluarkan peraturan dan kami melaksanakannya termasuk didukung masyarakat. Pengusaha memberitahukan karyawan supaya tidak masuk kerja dulu. Sabar dan diam di rumah,” lanjut Kapolda Jatim.

Sedangan bagi yang tidak masuk sektor esensial dan kritikal?.  Tujuannya apa, kita mengurangi penyebaran pandemi Covid sudah banyak yang sakit sudah banyak yang meninggal.

“Kami berharap  masyarakat mematuhi aturan ini. Perlahan lahan nanti akan bisa menurun angka positif Covid. Ayo kita sama sama melandaikan angka yang terpapar maupun yang meninggal dunia akibat pandemic Covid 19,” ujarnya.

Sementara itu, akses jalan di bundaran Waru masuk Kota Surabaya ditutup total mulai Rabu (7/7/2021). Bahkan nanti bukan hanya disini (bundaran Waru) yang dtutup total. Namun hampir semua titik titik yang masuk akan dievaluasi dan  akan ditutup total.

Sekali lagi pertanyaannya apakah masyarakat para pekerja masih bisa melewati jalan yang sudah ditutup?. Tentunya mereka (Pekerja) wajib melengkapi surat ijin atau surat keterangan dari kantornya, yang di bidang esensial maupun kritikal.

Untuk itulah, sementara semua tutup dulu, pengusaha harus panggil karyawannya untuk diberitahukan kepada Babinkamtibmas dan Babinsa.

“Karyawan ini karyawan saya bekerja di sini lalu diberi surat keterangan dan swab antigen, baru bisa masuk jalan yang ditutup total. Kalau enggak, ya nggak bisa. Saya tegaskan tidak bisa karena tegakan aturan supaya menyelamatkan masyarakat,” tandas Kapolda Jatim.

Sekli lagi, satu minggu dua minggu tolong di rumah dulu semua. Meneng disik nang omah (Diam dulu di rumah) untuk melihat situasi. “Setelah situasi baik ayo (mari) kita atur lagi. Tidak selamanya ditutup juga. Ini akan membaik kalau masyarakat patuh.

“Masa kita tutup terus terusan, masa kita tidak bergerak. Tapi yang paling penting sabar dan satu dua minggu tolong di rumah,”Pungkasnya. (mbah*)

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan