Kapolsek Puger Ciduk Komplotan Pemalak Jalur Lintas Selatan


Mbah Heru    12 July 2017(12:05)   JATIM
img

Tribratanewspoldajatim.com : Gerak cepat  jajaran Polsek  Puger dalam mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan di Jalur Lintas Selatan (JLS), layak diacungi  jempol. Selasa (11/7) Unit Reskrim Polsek Puger, Polres Jember berhasil menagkap dua dari enam pelaku pemalakan  terhadap  Alfin Teguh Santoso (18) warga Krajan Kaliwining Rambipuji Jember.

Kedua pelaku tersebut adalah MM (14)  dan Muhammad Bara Al Makysin (17). Keduanya beralamat di  Dusun  Jadukan,  Desa Mojosari, Kecamatan  Puger,  Jember. Hebatnya, kasus  tersebut  terjadi Selasa siang, malam hari di hari yang sama,  polisi berhasil menangkap pelaku.

Terjadinya kasus pemalakan tersebut,  berawal saat korban Alfin Teguh Santoso dan dua temannya tengah refreshing di kawasan JLS. Saat menikmati pemandangan sambil berselfi ria,  tiba-tiba ia didatangi tersangka dan kawan-kawannya yang mengendarai motor Yamaha Vixion dan Honda Revo.

Mereka memaksa minta uang  kepada korban disertai dengan ancaman. Karena merasa takut, korban pun memberikan uang  Rp. 20.000,- Namun gerombolan  anak muda itu masih meminta HP milik korban. Merasa dipalak, korban lari ke kerumunan pengunjung  seraya minta bantuan.

Sementara  para pemalak langsung lari. Saat itu juga, korban melaporkan kejadian  tersebut ke Polsek Puger. Kapolsek Puger,  AKP Moh. Sudariyanto, SH, memberikan arahan dan petunjuk kepada Kanit Reskrim dan anggota untuk melaksanakan penyelidikan untuk  menangkap  tersangka. " Setelah teridentifikasi makanya dua pelaku berhasil kami ringkus," jelas Kapolsek, Rabo (12/7/2017).

Sedangkan empat pelaku lain ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka adalah SR (16), MFN (16), Fahrul (19) dan Nanang  (19).  Keempatnya beralamat di dusun yang sama dengan  pelaku  yang  sudah diringkus  polisi.

Dalam penangkapan  tersebut,  polisi  juga menyita  barang butki berupa satu unit  motor Yamaha Vixion warna merah tanpa plat nomor,  satu unit  motor Honda Revo warna merah  dan celana model tiga perempat yang  digunakan tersangka  Muhammad Bara Al Makysin saat memalak.

“Dua tersangka kami tahan untuk kami proses secara hukum. Dan empat DPO masih dalam pengejaran. Sebab, pemalakan di JLS sudah sangat meresahkan warga, khususnya para wisatawan,” tukas Kapolsek Puger,  AKP Moh. Sudariyanto. (ali/mbah)              

         

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan