Pemilih Zaman Now di Pilwali Malang Capai 49.751 Orang


Rachmad dummy editor    08 January 2018(02:00)   POLITIK
img

Malang - Pemilih muda atau usia 17 tahun memiliki potensi cukup tinggi di Pilwali Malang 2018. Jumlahnya mencapai 49.751 orang atau 7,9 persen dari jumlah Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) KPU Kota Malang.

DP4 mencatat jumlah pemilih sebanyak 629.390 orang. Dengan rincian 308.304 berjenis kelamin laki-laki dan 321.086 perempuan.

Sebanyak 49.751 pemilih zaman now itu tersebar di 5 kecamatan. Kecamatan Kedungkandang sebanyak 12.465 orang, Sukun 11.665 pemilih, Blimbing 11.199 orang, Lowokwaru 8.661 orang dan Klojen 5.725 pemilih. 

Ini merupakan tantangan bagi KPU, agar pemilih pemula bisa menggunakan hak suaranya di Pilwali Malang 2018 nanti.

"Prinsipnya, nanti di dalam strategi sosialisasi kami juga akan datang ke sekolah-sekolah, yang itu sudah kita bisa estimasi usia 17 tahun pada hari H pendaftaran. Kedua sosialisasi berbasis keluarga, setidaknya untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pemilih pemula," ujar Ketua KPU Kota Malang Zaenudin kepada detikcom di kantornya Jalan Bantaran, Senin (8/1/2018).

Dikatakan Zaenudin, mengacu pada DP4, jumlah pemilih pemula atau zaman now di Kota Malang cukup besar, yakni hampir mencapai 8 persen.

Bila mengacu kepada Undang-Undang Organisasi Kepemudaan di bawah usia 40 tahun, justru memiliki jumlah yang cukup besar hampir 60 persen.

"Kalau mengacu kepada undang-undang OKP pemilih kalangan muda usia di bawah 40 tahun malah hampir 60 persen, porsi yang cukup besar. Oleh karena itu, strategi kami melakukan sosialisasi up to date, kekinian, zaman now untuk menyasar segmen generasi muda cukup besar itu," bebernya.

Start pada 20 Januari 2018 nanti, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mulai melakukan pengecekan faktual dari DP4 yang dimiliki. 

Di sela itu, KPU tengah menunggu kehadiran pasangan calon yang akan mendaftarkan diri mengikuti pemilihan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2018-2023.

"Pada 20 Januari PPDP mulai melakukan check list data, selain itu dilakukan sosialisasi untuk pendidikan politik masyarakat pasca pendaftaran," urai Zaenudin.

Pihaknya juga telah menyiapkan skenario soal paslon yang akan mendaftar bersamaaan. Dengan melakukan pembatasan rombongan pengantar dan media. 

"Pengantar kita batasi 20 orang, untuk media 30 saja. Ini berdasarkan simulasi yang efektif kita buat. Jika paslon mendaftar bersamaan, maka paslon yang telah membawa dokumen persyarakat lengkap diperbolehkan lebih dahulu," tegasnya.

"Paling penting syarat adalah surat rekom dan dukungan parpol, kesanggupan paslon dan visi misi. Untuk syarat lain seperti laporan harta kekayaan, SKCK, akademik bisa melampirkan tanda bukti bila masih dalam proses pengurusan," tambahnya. 
(fat/fat)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan