Aiptu Ngaspan dan Nenek Sang Penjual Kue Itu


Mbah Heru    12 January 2017(07:42)   PROFIL
img

Tribratanewspoldajatim.com: Menunjukkan kepedulian tak harus dengan melakukan hal yang besar, namun dengan melakukan hal yang kecil pun dapat dilakukan untuk membantu meringankan warga masyarakat dan menunjukkan rasa simpati. Seperti yang di lakukan oleh Aiptu Ngaspan, Kanit Binmas Polsek Rengel, Kamis (12/1/2017) yang peduli terhadap nenek penjual jajanan.

Pagi yang cerah di halaman Bank Jatim UPC Rengel terlihat nenek tua renta berjalan tertatih menggendong dan menjinjing wadah berisi kue dan makanan ringan.

Setiap orang ia tawari, mereka melambaikan tangannya tanda menolak tidak ingin membeli, namun si nenek tua renta ini tak patah semangat tetap menawarkan kembali ke setiap nasabah yang akan masuk Bank Jatim UPC Rengel.

Tak lama kemudian, nenek tua yang dipanggil oleh orang-orang dengan nama Mbah Sri bergegas menuju pos petugas pengamanan Bank Jatim.

Dengan suara parau tak jelas menyapa dan menawarkan kuenya, dari dalam pos keluarlah Kanit Binmas Polsek Rengel, Polres Tuban yang kebetulan melasanakan pengamanan bank tersebut dengan wajah tersenyum melihat dan membeli kue Mbah Sri tersebut.

Kanit binmas itupun meluangkan waktu sejenak untuk berbicara dengan Mbah Sri, saat di tanyai oleh Aiptu Ngaspan, Mbah Sri menerangkan kalau dirinya berasal dari Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban.

Jarak cukup jauh yang harus dilalui oleh perempuan tua itu untuk menjual jajanan dan kue hanya demi mengais rezeki dan menyambung hidupnya. Setelah itu Mbah Sri pergi dengan wajah yang cukup bahagia sambil mengucapkan rasa terima kasih kepada Aiptu Ngaspan. "Matur suwun pak (terima kasih pak)" ujar Mbah Sri sambil berlalu.

Sementara Aiptu Ngaspan pun  membalas ucapan Mbah Sri, kemudian masuk kembali menuju Pos Pengamanan Bank.

Ketika di konfirmasi, Aiptu Ngaspan menjawab bahwa sebenarnya pagi itu sebelum berangkat kerja sudah sarapan di rumah. "Sebenarnya saya sudah makan pagi di rumah karena telah disiapkan oleh istri saya. Namun saat melihat Simbah Sri tadi saya terenyuh kasihan belum ada yang membeli dagangannya," kata Aiptu Ngaspan.

Dan dia sengaja  membeli beberapa kue dari Mbah Sri supaya dagangannya cepat habis dan tidak menahan beban barang dagangannya terlalu lama. " Saya salut atas semangat Mbah Sri yang tak kenal lelah di usia setua itu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan dan rejeki kepadanya," pungkas Aiptu Ngaspan. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan