Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia: Usut Tuntas, Penyerangan Tempat Ibadah


Mbah Heru    13 February 2018(04:38)   MABES POLRI
img

Tribratanewspoldajatim.com: Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din  Syamsudin, menilai ada skenario sistemik dan sistematis dalam rentetan penyerangan pemuka agama dan tempat ibadah sebulan terakhir ini, sekaligus berharap aparat mengusut tuntas dan mengantisipasi agar tidak terus terjadi di tempat lain.

Penyerangan demi penyerangan terhadap pemuka agama dan tempat ibadah terjadi di beberapa daerah di negeri ini. Terbaru, sebuah masjid di Kelurahan Kingking, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur, rusak setelah diserang pengendara mobil tak dikenal pada Selasa dini hari  (13/2/ 2018). 

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri, Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, bahwa kejadian di Tuban adalah kriminal biasa, tidak berlatarbelakang agama. Pelaku sudah ditangkap. " Kasus itu masih didalami," tandasnya. 

Kejadian demi kejadian penyerangan yang berkelanjutan itu, lanjut Din, berpotensi besar menimbulkan prasangka buruk di kalangan antarumat beragama, dan yang berbahaya jika ada yang terprovokasi. Gejala adu domba menurutnya terlihat dari aksi rentetan penyerangan tersebut.

"Sepertinya ada skenario sistemik dan sistematis yang ingin mengadu domba antarumat beragama karena (kejadian penyerangan) berkelanjutan," kata Din seusai mengikuti acara peresmian Masjid “Arif Nurul Huda” di Mapolda Jatim, Selasa (13/2/2018). 

Hal yang bikin Din heran, kejadian penyerangan itu terjadi beberapa hari setelah, dia selaku Utusan Khusus Presideng Bidang Dialog Antarumat Beragama melakukan dialog kebangsaan dengan sejumlah pemuka lintas agama. "Ada unsur-unsur yang tidak menginginkan kerukunan antarumat beragama," tadas Din-sapaan akrabnya. 

Diharapkan,  aparat penegak hukum mengusut tuntas aksi penyerangan tersebut. "Kami serahkan kepada aparat penegak hukum dan keamanan dengan dorongan mengusut secara serius dan tuntas serta menyingkap siapa di balik kejadian itu," lanjut Din. (mbah)

Foto: Din Syamsudin bersama wartawan Tribratanewspoldajatim.com

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan