Tim Jatanras Polda Jatim Tangkap Komplotan Pembunuhan Berencana


Mbah Heru    14 March 2018(07:27)   POLDA
img

Tribratanewspoldajaitm.com: Anggota Satreskrim Polres Pamekasan dibackup anggota Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan direncanakan di Pameksan, Madura, Jawa Timur. Aksi ini berlangsung di pemakaman umum Dusun Kaljen, Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean,  Kabupaten Pamekasan.

Pembunuhan itu melibatkan tersangka berinisial NH alias H (otak pembunuhan), kelahiran Jember 19 Desember 1962, warga Desa Sumber Wadung RT 02/RW 08, Kelurahan Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, Kabupate Jember, A alias U (eksekutor) kelahiran Jember, 8 Agustus 1974, warga Dusun Karanganyar RT 2/RW 14,  Kel. Tempurejo Kec. Tempurejo Kab. Jember,  EE, kelahiran Pamekasan, 17 Juni 1987, warga Dusun Topoh RT 1/RW 9 Ds. Batukerbuy Kec. Pasean Kab. Pamekasan dan RH, kelahiran Jember, 19 Juli 1980, warga Dusun Karanganyar RT 2/RW 14, Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.

Barang bukti dari tersangka NH alias H (otak pembunuhan) berupa jas baju gamis warna coklat kerudun Dari tersangka A alias U (eksekutor) besi berbentuk “L” warna hitam panjang sekira 25 cm, baju bathik warna coklat kombinasi merah, kopyah/peci warna hitam, jaket warna coklat dan tas ransel warna abu-abu.

Dari tersangka EE berupa unit sepeda motor Honda Beat warna putih dan dari tersangka RH

HP Samsung warna putih.

 

Kronologis kejadian: tersangka NH alias H kenal dengan korban S dalam hal bisa menggandakan uang menjadi bermilyar-milyar. Selanjutnya tersangka NH alias H meminta uang kepada korba berturut-turut yaitu Rp 15 juta sekira Februari 2016, Rp 50 juta  pada 17 Desember 2017, Rp 50 juta sekira awal Januari 2018; Rp 25 juta sekira pertengahan Januari 2018 dan  Rp 12,5 juta pada 20 Januari 2018. Total keseluruhan yaitu Rp 152,5 juta.

Kabid Humas Polda JAtim didampingi Wadirreskrimum AKBP Yudhan Nusa P dan Kasubdit Jatanras AKBP Boby Paludin Tambunan, Rabu (14/3/2018) mengatakan, korban S sering meminta uang hasil penggandaan uang, maka tersangka NH alias H merasa jengkel/terganggu, selanjutnya meminta tersangka A alias U untuk membunuh korban S.

Pada Selasa 23 Januari 2018 sekira jam 01.00 WIB tersangka A alias U sampai di Pamekasan untuk bertemu dengan korban S dan menginap di rumah tersangka EE (tersangka EE diberi uang sejumlah Rp 1.000.000, kemudian kedua tersangka tersebut melakukan survei tempat untuk melakukan eksekusi. Tersangka EE juga meminjamkan sepeda motor Honda Beat warna putih kepada tersangka A alias U dengan membayar Rp 250.000 per hari.

 

Hari Rabu 24 Januari 2018 sekira jam 09.00 WIB, tersangka A alias U bertemu dengan korban S di pemakaman umum daerah Ds. Kaljen Ds. Dempo Timur Kec. Pasean Kab. Pamekasan, selanjutnya ketika korban lengah, tersangka A alias U memukul korban dengan besi berbentu “L” di bagian kepala sebanyak 2 (dua) kali hingga tewas. Selanjutnya HP Samsung warna putih milik korban di jual kepada tersangka RH seharga Rp 500.000.

Kronologis penangkapan tersangka RH ditangkap pada hari Rabu tanggal 7 Maret 2018 jam 20.00 WIB saat sedang nonton TV di rumahnya yang beralamat di Dsn. Karang Anyar RT 2/RW 14 Ds. Tempurejo Kec. Tempurejo Kab. Jember;

Berselang 10 (sepuluh) menit kemudian tersangka A alias U ditangkap saat sedang duduk di depan rumahnya yang beralamat di Dsn. Karanganyar RT 2/RW 14 Kel. Tempurejo Kec. Tempurejo Kab. Jember;

Keesokan harinya (hari Kamis tanggal 8 Maret 2018) sekira jam 10.00 WIB tersangka NH alias H ditangkap saat berkunjung ke rumah tersangka A alias U di Dsn. Karanganyar RT 2/RW 14 Kel. Tempurejo Kec. Tempurejo Kab. Jember;

Pada Jumat 9 Maret 2018 sekira pukul 05.00 WIB, tersangka EE ditangkap saat sedang berada di rumahnya yang beralamat di Dusun Topoh RT 1/RW 9, Desa Batukerbuy Kec. Pasean Kab. Pamekasan. (mbah)

Foto: tim liputan humas polda jatim

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan