Polda Jatim Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Sabu 8 Kilogram Senilai Rp 10 Miliar Disita


Mbah Heru    16 April 2018(09:38)   NARKOBA
img

 

Tribratanewspoldajatim.com: Setelah menangkap tiga orang yang masuk dalam jaringan bandar narkoba Batam. Ditresnarkoba Polda Jatim yang dikomandani  Kombes Ginting kembali  bongkar jaringan bandar narkoba Pontianak. Lima pelaku ditangkap dalam dua jaringan ini. Sedangkan barang bukti narkoba jenis sabu yang berhasil disita, sebanyak 8,2 Kg senilai Rp 10 miliar.

Dua jaringan bandar narkoba ini ditangkap secara bertahap. Untuk jaringan Batam dibongkar 28 Maret 2018 lalu. Dalam penangkapan itu, tiga pelaku diamankan Hadiri alias Haji alias Diri (41) asal Bangkalan Madura, Rama Deni Sitompul (31) asal Batam, Kepulauan Riau, serta DN (35) asal Petemon Surabaya. Dari ketiganya, disita sabu seberat 2 kg.

"Kemudian kami membongkar jaringan kedua. Ada dua orang yang kami tangkap. Dengan barang bukti sabu 6,2 Kg," kata Kapolda Jatim, Irjen Machfud Arifin didampingi Kabid Humas Kombes Frans Barung Mangera,  Senin (16/4/2018).

Kapolda Jatim mengatakan, jaringan kedua ditangkap pada 9 April 2018. Dua orang yang ditangkap yaitu Budi Hartono (40) warga Surabaya dan Tesar (27) seorang pegawai Dinas PU Sidoarjo asal Taman Sidoarjo.

 "Jaringan ini adalah jaringan Pontianak. Dan yang mengambil barang ke Pontianak, yaitu tersangka asal Sidoarjo,"  lanjut Kapolda Jatim.

Jaringan bandar yang kedua ini, kata Kapolda, cukup unik saat bertransaksi. Mereka menggunakan sandi. Yaitu dengan cara mengirim dulu 5 ektasi. Ketika dirasa aman, mereka akhirnya melakukan transaksi sabu dengan jumlah 4 Kg dan 2,2 Kg.

Untuk membawa sabu dari Pontianak ke Surabaya, jaringan ini berangkat ke Pontianak menggunakan pesawat. Untuk kembali ke Surabaya, dari Pontianak mereka menaiki kapal laut dan turun di Pelabuhan Semarang. Setelah sampai di Semarang, mereka melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menggunakan bus kota dan turun di Bungurasih.

"Kami masih kembangkan jaringan dua bandar narkoba ini. Yang pasti, mereka jaringan bandar internasional,"  tandasnya. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan