Pendampingan Dilakukan Bersama Terhadap Anak Anak dari Pelaku Sekeluarga Bom Bunuh Diri


Mbah Heru    16 May 2018(06:16)   POLDA
img

Tribratanewpoldajatim.com: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menemui anak-anak dari pelaku bom bunuh diri di RS Bhayangkara Polda Jatim.

KPAI dan LPSK didampingi Pemprov Jatim ke RS Bhayangkara. Sebelum ke RS, mereka lebih dulu bertemu Kapolda Jatim, Irjen Machfud Arifin yang didampingi pejabat utama.

KPAI dan LPSK menemui anak-anak pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo ini juga merupakan korban. Mereka mengunjungi anak-anak ke beberapa ruang inap di RS Bhayangkara Polda Jatim secara tertutup.

 

 

"Maaf ya, ga boleh ikut masuk. Nanti setelah kunjungan ada keterangan disampaikan," sebut Kepala RS Bhayanvkara Polda Jatim, Kombes Prima Heru, Rabu (16/5/2018). Saat ini KPAI dan LPSK masih berada di ruang inap anak-anak.

Sementara itu, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara   Polda Jatim Jatim merawat dan melakukan pendampingan secara intensif. Ketujuh anak itu di rawat di beberapa kamar inap di RS Bhayangkara.

Tujuh anak pelaku bom itu, yakni satu pelaku di depan pintu masuk Mapolestabes Surabaya, A (8), tiga anak pelaku di rusun Wonocolo, Sepanjang Sidoarjo, AR (15), FP (11), dan GH (10).

"Tambah lagi juga ada tiga anak di sini (RS Bhayangkara), mereka yang yang dari Tandes Surabaya," sebut Susanto, Ketua KPAI di RS Bhatangkara Polda Jatim, Rabu (16/5/2018).

Menurut Susanto, ketujuh anak terus dirawat dan didampingi. Ada juga keluarga-keluarganya."Ini penanganan dan pendampingan dilakukan bersama," terang Susanto.

KPAI, LPSK, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan Pemprov Jatim menjenguk anak-anak dari pelaku bom. Anak-anak tersebar dirawatbei beberapa kamar RS Bhayangkara Polda Jatim. (mbah)

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan