Pelaku Ditangkap, Kuli Pelabuhan Sekap SPG di Hotel


supereditor    08 January 2017(05:42)   JATIM
img

Tribratanewspoldajatim.com: Syafi (27)  ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Bubutan, Polrestabes Surabaya, dan kini, Minggu (8/1/2017) dijebloskan tahanan, setelah Sabtu (07/01/2017) pukul 10.00 wib diamankan.

Pelau diduga melakukan penyekapan terhadap wanita cantik bernama Eva (26) asal Pandaan Pasuruan bekerja sebagai SPG di mall di Surabaya asal Pandaan.

Pelaku yang kuli Pelabuhan asal Jl. Wonosari Wetan Gg. 1D Surabaya tersebut menyekap Eva pada jam 05.00 wib di hotel Pasar Besar dengan cara memaksa korban diparkiran sepeda motor untuk diajak masuk kedalam Hotel, tetapi korban menolak.

Kanit Reskrim Polsek Bubutan, AKP Budi Waluyo menjelaskan, pelaku bukan hanya memaksa, namun juga memukul dan menyeret korban. Sesampainya di dalam hotel tersangka mengunci dan memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong.

“Tersangka juga membanting gelas yang diarahkan ke korban, sambil mengomel dan memukuli perut korban,” kata Budi.

Masih kata Budi, korban yang sempat menyembunyikan handphone (HP) di bawah kasur lalu diambilnya untuk menghubungi rekannya yang bernama Dadung (38).

“Korban mengatakan lewat SMS bahwa dirinya disekap oleh pelaku di hotel Pasar Besar lantai dua,” imbuh Budi.

Lalu rekan korban asal Prajurit Kulon Mojokerto tersebut melaporkan kejadian ini ke Polsek Bubutan. Mendapatkan laporan tersebut Unit Reskrim lalu melakukan penggeledahan di lantai dua.

“Namun korban tidak ditemukan, akhirnya HP Dadung berbunyi lagi, ternyata SMS dari Eva yang isinya bahwa korban ada di lantai tiga,” tambah Budi.

Akhirnya Unit Reskrim Polsek Bubutan menuju kamar No. 366 dan dilakukan pengeledahan oleh petugas ternyata benar ditemukan korban dalam keadaan  ketakutan dengan luka memar bekas penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.

Kini pelaku ditahan di Mapolsek Bubutan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga melakukan Visum terhadap korban juga memeriksa saksi yakni Satpam Hotel yang mengetahui saat  korban diseret dan di tampar.  (mbah)

 

KOMENTAR