Satlantas Polres Jember Bangun Tempat Pelatihan Uji Praktek SIM di Tanggul dan Gumukmas


Mbah Heru    31 May 2018(06:59)   LANTAS
img

Tribratanewspoldajatim.com : Banyaknya pemohon SIM yang selalu gagal dalam ujian praktek, membuat jajaran Satlantas Polres Jember membuat terobosan baru dengan membuka tempat-tempat pelatihan praktek bagi calon pemohon, sehingga dengan adanya lokasi pelatihan ujian praktek SIM yang ada di beberapa wilayah di Jember, bisa membantu warga yang hendak membuat SIM lebih mudah.

“Kami membuat beberapa tempat pelatihan ujian praktek SIM di beberapa lokasi, diantaranya di halaman Balai Desa Tanggul Wetan Tanggul, dan di  Balai Desa Tembokrejo Gumukmas, dengan adanya tempat pelatihan ujian praktek SIM ini, warga yang hendak mengajukan pembuatan SIM baru bisa lebih mudah, karena selama pelatihan warga akan didampingi oleh petugas dari Satlantas sebagai mentornya,” ujar Kasatlantas Polres Jember AKP. Prianggo Malau Parlindungan, SIK, melalui Kanit Regident Achmad Fahmi Adiatma, S.T.K, Kamis (31/5/2018).

Fahmi menambahkan, tempat pelatihan ujian praktek SIM ini bukan berarti warga yang dianggap mumpuni dan menyelesaikan pelatihan ujian praktek dengan baik dan sesuai petunjuk akan mendapatkan SIM, tapi warga tetap di anjurkan untuk membuat SIM secara resmi ke Satlantas Polres Jember.

“Ini hanya tempat pelatihan, bukan tempat untuk membuat SIM, kalau untuk membuat SIM baru tetap di kantor Satlantas Polres Jember,” tambah Fahmi.

Melihat antusias dan respon warga terhadap adanya tempat pelatihan ujian praktek SIM sangat baik, pihak Satlantas akan memprogramkan seluruh kecamatan di Jember memiliki tempat pelatihan ujian praktek, sehingga saat warga mengajukan permohonan SIM baru tidak perlu berkali-kali ke kantor Satlantas, cukup sekali datang bisa lulus ujian.

 

“Harapan kami setelah adanya tempat-tempat pelatihan ini, warga yang mengajukan SIM baru bisa langsung lulus,” tambah Fahmi.

Menurut Fahmi, saat ini pemohon SIM di Satlantas Polres Jember setiap harinya mencapai 150 pemohon SIM baik yang baru maupun perpanjang, dan dari 150 tersebut ada 60 pemohon baru, dimana hampir 30 pemohon gagal saat mengikuti ujian praktek SIM.

“Kepemilikan SIM sesuai undang-undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan perkab nomer 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi, di Satlantas Res Jember setiap hari melayani tidak kurang dari 150 pemohon baru dan perpanjangan, 60 diantaranya pemohon baru, dan hampir 50% gagal saat mengikuti ujian praktek,” pungkas Fahmi. (rus/ali/mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan