BNNP Jatim Beber Hasil Sabu 3,2 Kg Asal Malaysia


Mbah Heru    24 May 2018(11:53)   NARKOBA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memamerkan dan membeber hasil ungkap sabu sabu seberat 3,2 Kg, Kamis (24/5/2018). Sabu seberat itu disita dari seorang kurir Ahmadi (35). Warga asal Dusun Panjelin, Sokobanah Daya, Sampang ini disergap di tol jembatan Suramadu, Kamis (3/5/2018) lalu.

"Sabu ini berasal dari Malaysia. Sabu masuk dari Dumai ke Jakarta, selanjutnya A (Ahmadi) mengambil sabu dan membawanya ke Madura naik bus," sebut Brigjen Pol Bambang Budi Santoso, Kepala BNN Jatim, Kamis (24/5/2018).

Bambang menjelaskan, sabu tersebut oleh Ahmadi hendak dibawa ke Pamelasan dan diserahkan ke pemesannya. "Ngakunya baru sekali ngantar sabu," ucap Bambang.

Ahmadi tidak banyak bicara saat berada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. Pria 35 tahun asal Dusun Panjelin, Sokobanah Daya, Sampang ini merupakan kurir sabu 3,2 Kg yang disergap BNNP di tol jembatan Suramadu.

Ahmadi mengaku, dirinya baru sekali ini mejemput dan mengantarkan sabu yang hendak di bawa ke Pamekasan.

"Baru satu kali ini, saya dipaksa bos untuk mengantarkan," aku Ahmadi sambil menunduk di BNNP Jatim, Kamis (24/5/2016).

Ahmadi menuturkan, dirinya hanya mendapat perintah untuk mengambil barang di Jakarta. Selanjutnya, dari Jakarta ke Surabaya naik bus dengan tujuan ke Terminal Bungurasih. Selanjutnya meneruskan perjalanan naik bus ke Pamekasan.

"Saya ditangkap di jembatann Suramadu," ucap Ahmadi. Sekali antar sabu 3,2 Kg yang bersal dari Malaysia, Ahmadi mengaku mendapatkan upah sebesar Rp 40 juta.

"Dijanjikan diberi Rp 40 juta. Sabu akan saya bawa ke Pamekasan, tapi saya tak kenal orangnya yang mau menerima," tutur Ahmadi.

Brigjen Pol Bambang Budi Santoso, Kepala BNN Jatim mengtakan, Ahmadi ini merupakan jaringan  Malaysia.

Begitu tiba di Jakarta,  Ahmadi yang sudah menunggu dan mengambil sabu. Selanjutnya, Ahmadi meneruskan perjalanan ke Surabaya naik bus dan pulang ke Madura.

Saat melintas di jembatan tol Suramadu sisi Surabaya, petugs BNNP menghentikan dan menangkap Ahmadi.

Saat ditangkap, Ahmadi membawa tas punggung dan digeledah. Ada tiga bungkus plastik besar berisi sabu. Tiga bungkus itu, masing-masing berisi sabu seberat 597 gram, 614 gram dan 504 gram. Setelah ditotal, sabu seberat 1,7 Kg.

Selain itu, petugas juga menemukan sabu yang disembunyikan di penanak nasi yang dibawa Ahmadi. Setelah dibuka, isinya paket sabu 1,5 Kg.

"Kami terus melakukan penindakan peredaran gelap narkoba. Kami tidak sendirian, bekerja sama sengan lembaga lainnya juga," cetus Bambang. (mbah)

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan