Kapolda Jatim Bakar Barang Bukti Narkoba di Ineserator


Mbah Heru    06 June 2018(11:47)   NARKOBA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Polda Jatim memusnahkan barang bukti narkoba dan minuman keras (miras). Ada sebanyak 13,5 Kg sabu, 10.334 obat berbahaya dsn 5 ribu botol murah dimusnahkan di halaman samping gedung utama Mapolda Jatim, Rabu (6/6/2018).

Barang bukti sebanyak itu, sabu dan obat-obatan dimusnahkan dengaan cara dibakar di tungku pembakaran (ineserator). Sedangkan moras dimusnahkan dengan cara digilas pakai alat berat.

Barang bukti sebanyak itu merupakan hasil operasi tumpas narkoba dan Operasi Pekat Semeru 2018 selama 10 hari, sejak 21 Mei - 5 Mei 2018.

Dalam pemusnahan ini, dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin, Brigjen Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Widodo Eko Prihartopo, Kasdam V Brawijaya dan pejabat dari Forkopimda Jatim lainnya.

Dalam pemusnahan ini, polisi juga menghadirkan beberapa tersangka kasus narkoba jenis sabu. Dari beberapa tersangka, salah satunya adalah Nguyen, seorang wanita asal Vietnam yang menyelundupkan sabu ke Suranaya dan tertangkap di Bandara Juanda.

"Perempuan asal Vietnam ini bawa sabu 1 kilogram. Lolos dari Singapura, masuk ke Surabaya baru ketangkep," sebut Machfud, Rabu (7/6/2018).

Menurut Mahfud, narkoba ini sudah menjadi musuh bersama yang harus dilawan.

"Kalau generasi penerus bangsa mengonsumsi narkoba pasti linglung, otomatis mudah melakukan  kriminal," kata Machfud.

Machfud menegaskan, pelaku peredaran narkoba bukan hanya sekadar bisnis  semata. Mereka ingin   menghancurkan generasi penerus bangsa Indonesia.

Selain narkoba, bahaya miras juga patut terus jasi perhatian. Di Indonesia ada 100 lebih orang meninggal serempak gara-gara miras.

"Kalau di Jatim sekitar 20 mati karena miras, terakhir saya dapat laporan dari Blitar ada dua orang mati lantaran mitas," tutur Machfud.

Nguyen, sempat menolak ketika digelendang ke area pemusnahan narkoba dan miras. Setelah dirayu petugas, akhirnya dia mau ke area pemusnahan.

"Saya hanya disuruh bawa narkoba ke Surabaya, katanya di Surabaya sudah ada yang menjemput," aku Nguyen didampingi petugas. (mbah)

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan