Kombes Agung Yudha Wibowo: Satgas Antiteror Polda Jatim Untuk Tindakan Preemtif dan Preventif


Mbah Heru    10 July 2018(10:13)   POLDA
img

Tribratanewsoldajatim.com: Polda Jatim bentuk “Satgas Antiteror” untuk melakukan tindakan preemtif dan preventif.

"Polda Jatim bentuk Satgas Antiteror. Penindakan tetap dilakukan Densus, tapi kami yang melakukan pencegahan," kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Agung Yudha Wibowo selaku Wakil Kepala Satgas Antiteror, Selasa (10/7/2018).

Dikatakan, tujuan utama dari dibentuknya satgas ini adalah untuk membangkitkan kebiasaan masyarakat agar lebih waspada. Tak hanya itu, masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Hal ini untuk mengantisipasi agar terorisme tak lagi marak di masyarakat.

“ Karena, kami menemukan kediaman pelaku bom yang lokasinya berada di perumahan penduduk yang ramai,” kenang Kombes Agung-sapaan akrabnya sembari menambahkan tujuannya agar masyarakat waspada dan peduli  terhadap lingkungan.

“ Jadi tidak cuek karena beberapa TKP bom atau domisili pelaku bom yang lalu itu kan di perumahan yang ramai," lanjut Kombes Agung.

Dari aksi terorisme yang terjadi beberapa waktu ini, kata Kombes Agung sempat menyayangkan masyarakat yang sampai tidak tahu jika di daerahnya ada markas teroris. “Kami menduga hal ini akibat dari peradaban masyarakat yang mulai bekembang menjadi modern dan individualis,” tandasnya.

"Lah kok sampai nggak ngerti aktivitas sehari-harinya (teroris), mungkin masyarakatnya sudah mulai berkembang peradaban yaitu lo lo gue gue atau individualis, itu kan ciri-ciri masyarakat modern," kata Kombes Agung.

Agung menceritakan dulu sempat ada community polisi yang menjadi polisi bagi dirinya dan lingkungannya. Komunitas ini juga akan Menginformasikan kepada polisi jika ada aktivitas di lingkungannya yang mencurigakan.

"Dulu kan sempat ada community polisi yang mana yang memposisikan diri dan lingkungannya, mereka menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan lingkungannya. Jadi misal ada kumpul-kumpul orang yang mencurigakan setiap hari apa dan tertutup dengan keluarga akan segera diinformasikan," lanjutnya.

Hal ini, lanjut kombes Agung,  senada dengan pesan Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin yang pernah berkata jika masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di Jawa Timur.

"Seperti kata Kapolda ini ketertiban dan keamanan Jawa Timur bukan tergantung pada kekuatan aparatnya. Tetapi seberapa besar keinginan masyarakat itu sendiri untuk mengamankan diri," tandas Kombes Agung. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan