“Seluruh Kebutuhan Korban Gempa di Pulau Sapudi Sumenep Madura Dipenuhi”


Mbah Heru    11 October 2018(04:46)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo) menjamin seluruh kebutuhan bagi para korban gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Soekarwo langsung melakukan koordinasi dengan Camat setempat. 

" Kami informasikan, satu, rumah rusak akan menjadi tanggung jawab Provinsi, yang kedua, mereka yang sakit, silahkan tanggung jawab Kabupaten," jelasnya, Kamis (11/10/2018).

“Jika Pemkab tidak sanggup untuk pengobatan para korban, Pemprov Jatim siap memberikan jaminan. Hal itu, usa ditawarkan kepada Bupati setempat,” tandas  Gerburnur Jatim didampingi Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman. 

Selain pengobatan korban luka dan biaya berbaikan infrastruktur khususnya rumah tinggal, Pemprov Jatim juga memberikan santunan kepada korban meninggal dunia, yang tercatat sementara 3 orang.

"Tapi lebih daripada itu, kehadiran Forkopimda (Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim) memberikan rasa tenang masyarakat, bahwa Pemerintah hadir di tempat itu dan menyelesaikan permasalahn diaana," lanjutnya. 

Dikatakan Pakde Karwo, semua tim sudah bergerak, segala keperluan logistik untuk keperluan perbaikan rumah juga sudah dikirim. Perbaikan rumah, dibantu langsung oleh prajurit TNI AD dari Pangdam V Brawijaya. 

Sementara itu, Kapolda Jatim, Gubernur Jatim dan Pangdam V Brawijaya, bertolak dari Mapolda Jatim sekitar 09.30 WIB, dengan menggunakan Helikopter. 

Untuk diketahui, Gubernur Soekarwo menyebut wilayah yang terkena imbas terparah dari gempa 7,4 SR yakni di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura. Menurutnya, meski titik gempa berada di Situbondo, namun sedikitnya ada 25 rumah yang rusak di sana.

"Data yang terparah ada di Sapudi, ada 25 rumah (rusak), " katanya ditemui di Mapolda Jatim, sesaat sebelum berangkat meninjau lokasi gempa di Sapudi, Kamis (11/10/2018).

Pakdhe Karwo sapaan akrabnya mengatakan sejak pukul 04.00 WIB pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak yang di lokasi. Bahkan, pada pukul 05.00 WIB, pihaknya telah mengirim logistik.

Tak hanya itu, dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan camat setempat untuk proses perbaikan rumah dan penanganan korban.

"Jam 04.00 kami koordinasi di lapangan, jam 05.00 logistik berangkat. Kemudian hari ini kita sudah koordinasi dengan pak camat," lanjutnya. (mbah)

 

 

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan