Kapolda Jatim Kirim Anggota Brimob dan Shabara ke Lokasi Gempa Pulau Sapudi


Mbah Heru    11 October 2018(12:24)   POLDA
img

Tribratanewspoldajatim.com: Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan langsung mengirimkan 50 anggota Brimob dan Shabara untuk di BKO (bawah kendali operasi) ke daerah terdampak gempa paling parah di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamisn (11/10/2018). 

Di sela sela kunjungan di lokasi terdampak gempa dengan menggunakan helicopter, Jenderal polisi bintang dua itu bersama Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, ini juga langsung  menyiapkan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa dan tidak bisa lagi ditinggali. “Tenda darurat itu kami bangun di lapangan," tandas Irjen Luki –sapaan akrab Kapolda Jatim.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah, ditampung untuk tinggal di rumah tetangganya. "Kepedulian dan rasa persaudaraannya sangat tinggi. Di Pulau Sapudi, meski terjadi gempa, tetapi kondisinya terpantau kondusif," lanjut Kapolda.

Untuk duiketahui, Kamis dini hari (11/10/2018) pukul 01.46 WIB, terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,3. Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Situbondo. Hasil monitoring BMKG, sempat terjadi lagi gempa susulan dengan magnitudo 3,4 pada pukul 02.30 WIB.

Daerah terparah yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut adalah Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Ratusan rumah rusak. Puluhan warga luka-luka, dan tiga warga meninggal akibat tertimpa reruntuhan rumah.

Data dari BPBD Sumenep, korban gempa tersebar di Desa Prambanan, Jambuir, Karang Tengah, Kaloang, Pancor, dan Desa Nyamplong, Kecamatan Gayam. Selain itu juga ada di beberapa desa di Kecamatan Nonggunong Pulau Sepudi, serta beberapa wilayah di kecamatan daratan Sumenep.

Sementara sebagai wujud kekompakan dan kepedulian, Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si bersama Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman langsung bertolak menuju Sumenep untuk meninjau lokasi terdampak gempa di Pulau Sapudi, Kab. Sumenep, Madura.

Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Sumenep pada pukul 01.44 WIB dini hari tadi yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 12 orang luka-luka dan 2 orang luka berat. Langkah yang dilakukan oleh jajaran Forkopimda Plus Provinsi Jatim ini bertujuan untuk memberi rasa aman pada masyarakat korban gempa.

"Kami akan segera menyusun langkah secara cepat untuk memberikan penanganan optimal dan pemulihan kondisi pasca gempa," tandas Kapolda Jatim. (mbah)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan