Kanit Binmas Polsek Tenggarang Juga Sebagai Tenaga Pengajar di Ponpes Darul Umum


Ali Humas    06 September 2022(17:15)   POLRES
img

 

Bondowoso, Seorang personel Polsek Tenggarang Aiptu Supriyanto menjadi relawan tenaga pengajar pada bidang kebangsaan di Ponpes Nurul Hidayah Desa Koncer Kidul Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso. 

Anggota yang kesehariannya bertugas di Polsek Tenggarang sabagai Kanit Binmas itu dalam kesehariannya juga menyempatkan waktunya untuk menjadi pengajar pada Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang berada di Desa Koncer Kidul. 

“Saya bukan beralih profesi, dari polisi menjadi guru. Tapi membantu menjadi tenaga pengajar pada bidang Kebangsaan di Ponpes Nurul Hidayah yang berada di Desa Koncer Kidul,” ujar Aiptu Supriyanto. 

Ia menjelaskan, bahwasannya Aiptu Supriyanto merasa terpanggil sebagai tenaga pelajar dengan harapan bisa terjun langsung dan memberikan pengetahuan kepada Anak-anak agar lebih termotivasi dan menumbuhkan jiwa Kebangsaan yang saat ini sudah mulai berkurang. 

“Sehingga saya merasa terpanggil untuk menjadi seorang pengajar dalam bidang Kebangsaan, agar Anak-anak sekarang tahu betapa pentingnya memiliki jiwa Kebangsaan dan cinta Tanah Air Indonesia, "imbuh Aiptu Supriyanto.

Dalam hal ini Kapolres Bondowoso AKBP. Wimboko, SIK mendukung apa yang sudah dilakukan oleh salah satu Anggota Polsek Tenggarang Aiptu Supriyanto selaku Kanit Binmas yang berada di wilayah Polres Bondowoso dalam membantu sebagai seorang tenaga pelajar di bidang Kebangsaan di Ponpes Nurul Hidayah yang berada di Desa Koncer Kidul. 

Kapolres Bondowoso menuturkan, saat ini penggunaan Media Sosial (Medsos) semakin tak terbendung. Sisi positifnya adalah, media sosial bisa semakin memudahkan dalam proses pembelajaran.

“Karena lewat sosial media, para pelajar secara aktif bisa lebih kreatif dan mandiri, maka kita selaku Polri bisa memberikan pengertian tentang penggunaan Media Sosial dengan baik, "tuturnya AKBP. Wimboko, SIK. 

Dengan demikian kata Kapolres Bondowoso kualitas pelajaran pun bisa semakin meningkat, baik dan segi pengetahuan maupun kualitas.

“Saya kira tujuan yang tak kalah pentingnya lagi, agar para siswa memahami tentang penggunaan media sosial secara bijak, baik dan benar,"kata Kapolres Bondowoso. 

"Semoga apa yang dilaksanakan oleh Aiptu Supriyanto bisa menjadi contoh personel jajaran Polres Bondowoso agar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dan memberikan pelayanan yang utama agar masyarakat merasa aman dan tentram, ”tandas Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK. 

(Humas Polres Bondowoso)

, Seorang personel Polsek Tenggarang Aiptu Supriyadi menjadi relawan tenaga pengajar pada bidang kebangsaan di Ponpes Darul Umum Desa Koncer Kidul Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso. 

Anggota yang kesehariannya bertugas di Polsek Tenggarang sabagai Kanit Binmas itu dalam kesehariannya juga menyempatkan waktunya untuk menjadi pengajar pada Pondok Pesantren Darul Umum yang berada di Desa Koncer Kidul. 

“Saya bukan beralih profesi, dari polisi menjadi guru. Tapi membantu menjadi tenaga pengajar pada bidang Kebangsaan di Ponpes Darul Umum yang berada di Desa Koncer Kidul,” ujar Aiptu Supriyadi. 

Ia menjelaskan, bahwasannya Aiptu Supriyadi merasa terpanggil sebagai tenaga pelajar dengan harapan bisa terjun langsung dan memberikan pengetahuan kepada Anak-anak agar lebih termotivasi dan menumbuhkan jiwa Kebangsaan yang saat ini sudah mulai berkurang. 

“Sehingga saya merasa terpanggil untuk menjadi seorang pengajar dalam bidang Kebangsaan, agar Anak-anak sekarang tahu betapa pentingnya memiliki jiwa Kebangsaan dan cinta Tanah Air Indonesia, "imbuh Aiptu Supriyadi.

Dalam hal ini Kapolres Bondowoso AKBP. Wimboko, SIK mendukung apa yang sudah dilakukan oleh salah satu Anggota Polsek Tenggarang Aiptu Supriyadi selaku Kanit Binmas yang berada di wilayah Polres Bondowoso dalam membantu sebagai seorang tenaga pelajar di bidang Kebangsaan di Ponpes Darul Umum yang berada di Desa Koncer Kidul. 

Kapolres Bondowoso menuturkan, saat ini penggunaan Media Sosial (Medsos) semakin tak terbendung. Sisi positifnya adalah, media sosial bisa semakin memudahkan dalam proses pembelajaran.

“Karena lewat sosial media, para pelajar secara aktif bisa lebih kreatif dan mandiri, maka kita selaku Polri bisa memberikan pengertian tentang penggunaan Media Sosial dengan baik, "tuturnya AKBP. Wimboko, SIK. 

Dengan demikian kata Kapolres Bondowoso kualitas pelajaran pun bisa semakin meningkat, baik dan segi pengetahuan maupun kualitas.

“Saya kira tujuan yang tak kalah pentingnya lagi, agar para siswa memahami tentang penggunaan media sosial secara bijak, baik dan benar,"kata Kapolres Bondowoso. 

"Semoga apa yang dilaksanakan oleh Aiptu Supriyadi bisa menjadi contoh personel jajaran Polres Bondowoso agar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dan memberikan pelayanan yang utama agar masyarakat merasa aman dan tentram, ”tandas Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK. 

(Humas Polres Bondowoso)

KOMENTAR


BERITA YANG DISARANKAN
Tidak ada Tag
Berita Tidak Di Temukan